Mantan Staff Keu: Keuangan Butuh Alat Manusia Lagi

         "Saya bilang kemarin keuangan membutuhkan alat manusia lagi untuk memperkuat keuangan supaya 7 prinsip itu tidak pincang" tutur Vita di SMSnya pada tim Caping senin (1/7) kemarin. Seperti diketahui, sebelumnya Vita menjabat staff keuangan SPPQT yang mengurusi kontrak dengan JSDF sampai sebelum selesai kontraknya beberapa bulan lalu. 7 prinsip yang dia maksud yaitu konsisten, akuntabilitas, transparansi, kelangsungan hidup, integritas, pengelolaan dan standar akuntansi. Menurutnya keuangan SPPQT sudah sesuai SOP, hanya saja dimungkinkan ada beberapa pegiat yang tidak mengerti atau mungkin mengabaikan SOP tersebut. "Kuncinya komunikasi, la komunikasi aja jarang, mana bisa terus berjalan" imbuhnya di SMS.
      Menurutnya, saat ini SPPQT kekurangan alat (orang) karena hanya tinggal Munirun dan Zuhadi saja. Selain itu, menurut Vita, manajemen keuangan juga sering terbentur dengan manajemen politik "lha yang mempengaruhi audit mundur itu karena dari segala lini, dari laporan yang tersendat, terus tidak ada orang yang ditaruh di keuangan yang menangani hal itu, yang mengurusi pemberkasan laporan. semua dari yang mengeluarkan uang sampai pemberkasan laporan masih satu orang, ya kedodoran" tambahnya lagi di SMSnya.
     Selain dari hal diatas, menurutnya kurang jelinya pimpinan dalam pemeriksaan berkas juga berpengaruh. Dia menambahkan, banyak laporan yang tidak sesuai standar. Menurutnya misalnya di SPPQT ada staff acounting yang menangani keluar masuknya laporan dimungkinkan tidak akan terjadi laporan yang tidak standar, dan bisa mennjaga audit agar tetap tepat waktu. 
     Menurutnya, keterlambatan audit akan berimbas ke banyak bidang, misalnya terhambatnya program dan kontrak dengan pendonor baru juga terhambat karena mereka juga butuh hasil audit. Selain berimbas kesana, menurut Vita juga akan berimbas pada keuangan. Menurutnya,keterlambatan audit yang sekarang itu karena adanya beberapa orang yang memang menghambat. Menurutnya, laporan JSDF yang dulu sudah diselesaikannya 2 tahun sekalian, dan swadaya HIVOS laporannya relatif lebih mudah karena dia sendiri pernah terjun membantu.
SHARE
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar