MOS SPPQT; Pelatihan kepemimpinan dan Ketrampilan Fasilitasi bagi perempuan

Salatiga, Caping. Bidang perempuan dan perlindungan anak juga memaparkan laporannya Januari-Juli 2014. Kegiatan yang paling berhasil: Konsolidasi tingkat serikat dan pelatihan kepemimpinan dan Ketrampilan Fasilitasi. Konsolidasi dihadiri oleh 31 orang kader dilakukan di Kalibening, tanggal 16- 17 Juni 2014 difasilitasi oleh Nurul dan Ruth. Kegiatan ini melibatkan kader sebagai panitia penyelenggara, sebagai pembelajaran bagi kader ketika menyelenggarakan kegiatan. Antusiasme dan capaian dalam proses pelatihan menjadi keberhasilan tersendiri. Bahwa anggota memiliki kapasitas yang cukup untuk memfasilitasi menjadi keberhasilan yang lain.
Selain itu ada kegiatan dalam bentuk fasilitasi peralatan untuk kelompok. Fasilitasi diberikan kepada 10 kelompok sasaran program yaitu KP Candak Kulak, Kelompok Arto Dadi, Kelompok Yasmin, Anggrek Merah, Mawar, FPD Jombong, FPD Bawu, Kelompok Bina Usaha, Kelompok Senden, dan Kelompok samiran. Untuk kegiatan fasilitasi ini pengelolaan keuangan dipercayakan kepada kelompok, kelompok yang membelanjakan sesuai kebutuhan dan dari SPPQT hanya memonitoring dan mendampingi.


Kegiatan yang paling kurang berhasil: Pembuatan Bank benih

Kegiatan ini dinilai kurang berhasil karena telah terlambat secara musim, teknis dan dilakukan karena akan ada kunjungan dari Miserior, sehingga terkesan disulap dan dibuat-buat.

Selain itu juga semangat dan antusiasme dari anggota juga mulai hilang, sehingga hal ini berdampak pada program yang kurang berhasil. Keterlambatan sangat mempengaruhi semangat dari anggota.

Sebenarnya kegiatan ini direncanakan bulan Desember, tetapi tidak bisa berjalan karena pendanaan dipakai untuk kegiatan lain organisasi. Sehingga baru bisa dilakukan setelah bulan Maret dan musim tanam jahe berlalu. Karena direncana awal setiap kelompok akan menanam jahe merah untuk kas kelompok sebagai usaha bersama.dan ini gagal dilakukan.

Rancangan dari kegiatan bank benih sebenarnya adalah pembuatan papan benih, Pembuatan usaha bersama jahe merah, tukar benih antar kelompok, dan pemanfaatan lahan pekarangan. Karena terlambat penanaman jahe merah hanya bisa dilaksanakan di beberapa tempat, tidak bisa semuanya, karena masa tanam jahe merah paling lambat bulan Februari. Pemanfaatan lahan pekarangan juga kurang maksimal karena sudah terlalu banyak hujan yang turun sehingga tanaman yang ditanam banyak yang busuk./jb
SHARE
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar