Peringatan 15 tahun SPPQT ini juga ditandai dengan adanya beberapa pekerjaan yang tengah dilaksanakan SPPQT. Pekerjaan itu adalah program pengembalian air ke alam. Bentuk dari program itu adalah pembuatan sumur resapan untuk menampung air hujan kemudian mengembalikan ke alam dengan meresapkannya ke tanah.
Ada tantangan menarik karena program ini berdasarkan pada sebuah peta yaitu cathment area atau daerah tangkapan air. Dua daerah tangkapan air itu adalah tangkapan air untuk Mata Air Senjoyo dan mata air Ngablak. Kedua mata air itu ada di Kabupaten Semarang, tetapi daerah tangkapan airnya ada di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga.
Hal yang menantang di sini adalah implementasi program ini tidak di wilayah yang sudah ada anggotanya. praktis persiapan sosial perlu dilakukan terlebih dahulu melalu mekanisme pembentukan kelompok di masyarakat. Dan hingga tulisan ini diturunkan untuk mempersiapkan pembangunan sumur resapan ini sudah terbentuk 21 kelompok di dua desa dan satu kelurahan. ke 21 kelompok ini tersebar di daerah tangkapan air senjoyo. Adapun total sumur yang hendak dibangun di dua daerah tangapan air tersebut sebanyak 800 unit.
Untuk program lain yang lain juga masih berjalan. Program pengembangan ekonomi melalui koperasi primer dan sekunder, program pertanian organik baik padi maupun sayur, dan juga program jamaah produksi. Begitu juga program pendidikan di komunitas belajar qaryah thayyibah atau KBQT masih berjalan lancar. Program pemberdayaan perempuan melalui kegiatan-kegiatan pemberdayaan ekonomi perempuan masih berjalan.Kampanye kedaulatan pangan masih berjalan dan baru saja meluncurkan media kampanye baru berupa kaos. Kaos itu bertuliskan "ora tuku, ora utang, gawe dewe" atau tidak beli, tidak hutang, memproduksi sendiri/jb
-
Blogger Comment
-
Facebook Comment
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)
0 komentar :
Posting Komentar