Beberapa petak sawah di daerah Kalibening dan Kalilondo, Kecamatan Tingkir Kota Salatiga mulai panen padi. Petani mulai sedikit demi sedikit memanen padi mereka karena sudah mulai menguning tandanya mulai tua, siap di panen. Serangan tikus yang kerap terjadi di beberapa kawasan sebelah timur salatiga kali ini tidak begitu parah. Petani bisa memanen padinya dengan baik.
Di sebelah timur Kelurahan Kalibening tanaman padi menghampar dari utara sampai selatan, melewati jalan Salatiga-Dadapayam. Semau nampak menguning dengan beberapa petak telah di panen. Hamparan padi Kalibening ini langsung menyambung dengan hamparan tanaman padi Keluarahan Sidorejo Kidul sehingga semakin luas. Terus ke selatan akan ketemu dengan hamparan sawah dari wilayah Keluarahan Tingkir Lor yang juga di tanami padi. Kesatuan hamparan ini kemudian menjadi bertambah luas karena di sebelah barat daya menyambung dengan hamparan sawah Kelurahan Kedok, Kecamatan Argomulyo.
Disekitar Krasak Kecamatan Argomulyo tanaman padi juga mulai menguning walaupun belum mulai di panen. Tanaman padi nampak menguning di kanan kiri jalan belakang PT Damatex, jalan alternative menuju Kota Salatiga. Di sekitar SMKN3, Kantor SPPQT dan depan SD Kalibening hamparan padi nampak menguning menunggu untuk di panen. Ini menjadi indikasi bahwa hasil tanam padi di sekitar kecamatan tingkir dan argomulyo membaik.
Di Sawah Kalilondo, Kecamatan Tingkir, nampak bekas jerami yang dibakar menumpuk di tengah sawah. Petani sering membakar jerami itu agar bisa segera di garap kembali sawahnya. Hal ini karena jerami membutuhkan waktu cukup lama untuk membusuk, sedangkan kalau ditunggu membusuk kadang malah diambil orang untuk pakan ternak. Maka petani kemudian membakar jerami itu daripada tidak mendapatkan pupuk sama sekali.
-
Blogger Comment
-
Facebook Comment
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)
0 komentar :
Posting Komentar