JAWA TENGAH, CAPING.org - Pemilihan Gubernur Jawa Tengah yang akan diselenggarakan tanggal 26 Mei 2013 ternyata bagi sebagian besar warga Jawa Tengah khususnya bagi pemuda masih belum mengenal betul calon-calon kepala daerah yang ambil bagian dalam kontestasi lima tahunan ini. Informasi seputar meilihan gubernur (pilgub) inipun lebih karena banyaknya pamflet dan baliho calon kandidat gubernur yang betebaran di sepanjang
jalan. Ada juga sedikit yang mengetahui informasi ini televisi.
Referensi calon-calon gubernur pun sebagian besar pemuda masih buta. Bahkan sekedar nama cagub maupun cawagub sampai berapa yang ikut kontestasi banyak yang belum tahu. Minimnya informasi mengenai profil mmupun rekam jejak masing masing kandidat membuat kalangan muda maupun pemilih pemula bingung menentukan pilihan.
Bahkan ada sejumlah orang pemuda yang akan memilih bila ada uang. menurut seorang yang tidak mau disebut namanya ia akan memilih calon yang memberinya uang, maskipun sebelumnya sudah ada pilihan.
"Saya mengetahui profil calon gubernur saat ada debat kandidat calon gubernur Jawa Tengah di televisi. Sebelumnya juga tidak mengenal mereka," demikian jawab Mutiatun Solikhah (25) warga Desa Amongrogo, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang.
Ketika ditanya soal visi dan misi calon gubernur, Gadis yang berprofesi sebagai pengajar di Madrasah Ibtidaiyah di desanya ini mengatakan hanya Pasangan Ganjar-Heru yang komitmen pada petani dan nelayan. Sementara Bibit-Sidjono maupun Hadi Prabowo-Don Murdono lebih pada perbaikan sarana dan prasarana.
Ia juga berharap siapapun nanti yang terpilih menjadi gubernur mampu memajukan Jawa Tengah baik sektor pertanian maupun nelayan. "Sebagai seorang pendidik saya juga mengharap mutu siswa juga ditingkatkan. kesejahteraan pendidik juga jangan diremehkan," paparnya.
Sementara menurut Miftahul Arzaq (22) warga Desa Pingit, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung ini mendapatkan informasi seputar pilgub dari calon-calon legislatif dan media online.
"Saya mengetahu informasi pilgub Jawa Tengah dari Suara Merdeka.com dan beberapa calon anggota DPRD Jawa Tengah. Warga di desa saya cenderung skpetis karena tidak mengenal calon-calon tersebut," terangnya.
"Saya sih berharap siapapun yang terpilih bisa mengkondisikan Jawa Tengah. Bisa menjamin stabilitas harga komoditas pertanian. Mampu melepaskan Jawa Tengah dari sarang teroris," Sambungnya.
Lain lagi menurut Ervan (20) warga Desa Sempulur, Kecamatan Karang Gede, Kabupaten Boyolali. Sampai saat ini dia belum punya pilihan karena sejauh ini tidak tahu visi dan misi masing-masing kandidat.
"Untuk gubernur yang akan datang harapannya memikirkan semua warga Jawa Tengah, tidak sebatas konstituenya saja. Juga jangan hanya sekedar jargon seperti periode lalu, bali deso mbangun deso (mengutip slogan Bibit Waluyo-red) namun tidak ada realisasinya," Pungkas Pemuda yang juga mahasiswa STAIN Salatiga ini.
-
Blogger Comment
-
Facebook Comment
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)

0 komentar :
Posting Komentar