![]() |
| Warga Noborejo menggali lahan untuk sumur resapan |
Pengerjaan sumur resapan yang terwadahi dalam program lumbung air untuk kehidupan mendatang memang sudah dimulai. Penggalian sudah mulai dilakukan di lahan-lahan milik warga yang tanahnya digunakan untuk pembangunan sumur tersebut. Warga merelakan tanahnya seukuran 8 meter persegi untuk dibangun sumur resapan tanpa mendapatkan ganti rugi. Kontribusi ini berlaku untuk masyarakat desa dan kelurahan lain dalam program ini.
Penggalian sudah mulai dilakukan di sejumlah titik dan saat ini sudah terus berjalan. Penggalian dilaksanakan dengan ukuran dua meter kalidua meter dengan kedalaman juga dua meter. Total setiap sumur akan mengalirkan air hujan ke dalam tanah dengan volume tersedia yaitu meter kubik. Penggalian ini merupakan tahap awal dari pengerjaan sumur resapan ini. Setelah di gali kemudian diberi fondasi untuk meletakkan penutup agar sumur tersebut tidak membahayakan. Kemudian diberi bak penampung sebelum air memasuki saluran masuk sehingga endapan tidak banyak yang masuk. Ini agar sumur tidak cepat dangkal karena kemasukan endapan tanah dan lumpur.
Penggalian dilakukan oleh warga masyarakat yang telah bekerjasama dengan tim dari SPPQT sebagai bentuk dari keikutsertaan mereka dalam program ini. Beaya penggalian dikelola oleh kelompok sehingga bisa digunakan untuk menambah uang kas kelompok. Hal ini diharapkan menjadi bagian dari partisipasi masyarakat di empak desa dan dua kelurahan yang menurut rencana menjadi lokasi pembangunan sumur resapan ini. Desa-desa dan kelurahan itu berada di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga.
Sedangkan material berupa pasir dan batu split juga sudah mulai didatangkan sehingga pekerjaan konstruksi bisa segera dimulai. Begitu juga dengan besi dan material lainnya sudah mulai disiapkan. Dengan demikian diharapkan pekerjaan sumur ini bisa selesai sesuai target waktu dan volume./jb

0 komentar :
Posting Komentar